Angin kencang disertai hujan deras melanda Tulungagung, Jawa Timur, pada Sabtu (7/2/2026), menyebabkan puluhan rumah roboh dan atap beterbangan.
Beberapa pohon tumbang menutup jalan, sementara warga panik menyelamatkan barang berharga mereka. Tim BPBD dan aparat desa segera turun untuk evakuasi dan pendataan kerusakan.
Simak dan ikutin terus informasi terbaru dan terviral lainnya hanya ada di Laporan Musibah Terkini.
Puluhan Rumah Roboh Akibat Angin Kencang di Tulungagung
Angin kencang disertai hujan deras melanda Kecamatan Ngunut dan Sumbergempol, Tulungagung, Jawa Timur, pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Peristiwa ini menyebabkan puluhan rumah rusak dan roboh, serta beberapa fasilitas umum terdampak. Warga setempat mengaku panik saat angin tiba-tiba menerjang desa mereka.
Di Desa Bendilwungu tercatat 14 titik terdampak, meliputi 11 rumah penduduk, satu sekolah taman kanak-kanak (TK), dan dua titik pohon tumbang. Banyak warga yang berusaha menyelamatkan barang-barang berharga mereka dari reruntuhan atap yang beterbangan.
Bahkan beberapa atap asbes dan genting rumah hancur berantakan. Kondisi ini memaksa aparat desa, kepolisian, dan tim BPBD setempat segera melakukan pendataan dan evakuasi. Meski kerusakan cukup parah, laporan awal menyebutkan tidak ada korban jiwa maupun luka serius.
Dampak di Beberapa Desa Terdampak
Wilayah terdampak lain mencakup Desa Sumberinginkulon, Kecamatan Ngunut, serta Desa Trenceng dan Sambijajar di Kecamatan Sumbergempol. Mayoritas kerusakan terjadi pada atap rumah, kanopi, dan bangunan sekolah. Pohon-pohon besar juga banyak yang tumbang, menghalangi akses jalan desa sementara waktu.
Di Desa Trenceng tercatat enam titik kerusakan, meliputi lima rumah penduduk, satu bangunan masjid, dan dua pohon tumbang. Sementara di Desa Sambijajar, satu rumah mengalami kerusakan atap kanopi berukuran 5×3 meter yang terbalik, dan puluhan genting rontok.
Kapolsek Sumbergempol, AKP Mohammad Anshori, menjelaskan bahwa kondisi ini membuat warga kesulitan untuk beraktivitas. “Mayoritas kerusakan pada bagian atap, banyak yang berantakan terkena angin. Bahkan kalau atap asbes banyak yang hancur,” ujarnya.
Baca Juga: Rumah Warga Bima Rata dengan Tanah Usai Tertimpa Batu Besar
Respon Cepat BPBD dan Aparat Setempat
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung, Sudarmaji, menyebut bahwa timnya langsung turun ke lokasi untuk mengevakuasi warga dan mengevakuasi puing-puing reruntuhan. Tim juga memeriksa kondisi bangunan yang rusak untuk mencegah risiko lebih lanjut.
Selain Desa Bendilwungu, angin kencang juga melanda Desa Sumberinginkulon, Kecamatan Ngunut. “Ada satu rumah di Sumberinginkulon yang kondisinya roboh. Namun, tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun luka,” jelas Sudarmaji.
Pihak BPBD bersama aparat desa terus melakukan pendataan rumah rusak ringan, sedang, dan berat. Tim juga menyiapkan bantuan sementara berupa tenda darurat, terpal, dan kebutuhan pokok bagi warga terdampak.
Imbauan dan Upaya Pencegahan
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap cuaca ekstrem, terutama saat hujan disertai angin kencang. Warga diminta mengevakuasi barang-barang berharga dari atap dan memastikan keluarga berada di lokasi aman saat cuaca buruk melanda.
Petugas juga menekankan pentingnya memotong cabang pohon yang rawan tumbang di sekitar rumah. Langkah ini diharapkan mengurangi risiko kerusakan dan cedera saat angin kencang terjadi.
“Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Selain pendataan kerusakan, kami juga terus memantau kondisi cuaca dan memberikan informasi cepat kepada masyarakat,” ujar Sudarmaji. Dengan langkah cepat ini, diharapkan warga tetap aman meski bencana alam terjadi mendadak.
Luangkan waktu anda untuk membaca informasi terbaru dan terviral lainnya hanya ada di Laporan Musibah Terkini.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari suarajatimpost.com