Pemuda diduga mabuk sebabkan tabrakan maut di Mojokerto, dua korban tewas dan polisi selidiki kronologi insiden.
Peristiwa memilukan terjadi di Mojokerto saat seorang pemuda diduga mengemudi dalam pengaruh alkohol dan terlibat tabrakan maut. Benturan keras tersebut mengakibatkan dua orang kehilangan nyawa. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap dan memastikan penyebab pasti kecelakaan tragis ini.
Jangan lewatkan update berita terbaru dan kisah viral lainnya eksklusif di Berita dan Laporan Musibah Terkini.
Kronologi Kecelakaan Maut Di Mojokerto
Tabrakan adu banteng antara Yamaha RX King dan Honda Vario terjadi di wilayah Mojokerto pada Sabtu dini hari. Peristiwa tragis tersebut merenggut dua nyawa dan menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban.
Insiden berlangsung sekitar pukul 00.30 WIB saat kondisi jalan relatif lengang. Minimnya penerangan di lokasi diduga turut memengaruhi jarak pandang pengendara yang melintas. Benturan keras tak terhindarkan ketika kedua sepeda motor datang dari arah berlawanan. Suara tabrakan memecah keheningan malam dan membuat warga sekitar bergegas menuju lokasi kejadian.
Dugaan Pengendara RX King Dalam Pengaruh Alkohol
Saksi mata bernama Fikri mengungkapkan bahwa Yamaha RX King melaju dari arah selatan menuju utara. Motor tersebut dikendarai Fransisco Arya Rosrizaldi (22), warga Dusun Sidokampir, Desa Budungsidorejo, Sumobito, Jombang.
Menurut keterangan saksi, pengendara RX King melaju dengan kecepatan tinggi. Ia bahkan menyalip sebuah truk tangki air dari sisi kanan sebelum kecelakaan terjadi. Fikri menduga pengendara dalam kondisi tidak sepenuhnya sadar saat berkendara. Namun, kepastian terkait dugaan pengaruh alkohol masih menunggu hasil pemeriksaan medis resmi.
Baca Juga: Padang Siap Bangun DAM! Warga Terdampak Galodo Tolak Relokasi
Detik-Detik Adu Banteng Di Jalan Gelap
Setelah berhasil menyalip truk tangki, sepeda motor RX King diduga kehilangan keseimbangan. Kendaraan tersebut kemudian oleng dan masuk ke jalur berlawanan. Dari arah utara ke selatan, melaju Honda Vario dengan nomor polisi S 3797 NAA. Motor itu dikendarai YS, warga Desa Modongan, Sooko, yang saat itu membonceng RAP (16), remaja satu kampungnya.
Tabrakan pun tak terelakkan ketika kedua motor bertemu di titik yang sama. Benturan frontal menyebabkan para pengendara terpental dan mengalami luka serius di lokasi kejadian.
Kondisi Korban Dan Proses Evakuasi
Akibat kerasnya benturan, Fransisco dan RAP dinyatakan meninggal dunia di tempat. Petugas yang tiba di lokasi segera melakukan evakuasi dan pengamanan area. Jenazah kedua korban kemudian dibawa ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, YS yang mengalami luka berat langsung mendapat perawatan intensif di rumah sakit yang sama.
Kondisi jalan yang gelap serta situasi sepi saat kejadian membuat proses pertolongan awal hanya mengandalkan warga sekitar. Truk tangki yang sempat disalip dilaporkan meninggalkan lokasi usai insiden.
Penyelidikan Polisi Dan Imbauan Keselamatan
Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Beni Hermawan, membenarkan adanya manuver menyalip dari sisi kanan sebelum kecelakaan terjadi. Menurutnya, tindakan tersebut berujung pada tabrakan adu banteng dengan kendaraan dari arah berlawanan.
Pihak kepolisian masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa, termasuk dugaan pengaruh alkohol terhadap pengendara RX King. Pemeriksaan medis dan olah tempat kejadian perkara dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati. Berkendara dalam kondisi tidak prima serta melakukan manuver berisiko dapat berakibat fatal dan merenggut nyawa dalam sekejap.
Jangan lewatkan beragam informasi terkini dan peristiwa viral yang kami sajikan setiap hari hanya di Berita dan Laporan Musibah Terkini.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama: bandung.kompas.com
- Gambar Kedua: rasikafm.com