Suasana Buka Puasa Berubah Horor! 3 Rumah di Ciamis Diterjang Longsor

Suasana Buka Puasa Berubah Horor! 3 Rumah di Ciamis Diterjang Longsor
Suasana Buka Puasa Berubah Horor! 3 Rumah di Ciamis Diterjang Longsor

Suasana jelang berbuka yang seharusnya hangat dan penuh kebersamaan di tengah persiapan hidangan berubah menjadi kepanikan di Ciamis.

Suasana Buka Puasa Berubah Horor! 3 Rumah di Ciamis Diterjang Longsor width=

Di saat warga tengah menyiapkan hidangan dan menanti azan magrib, hujan deras yang mengguyur sejak sore justru membawa ancaman tak terduga. Dentuman keras dari arah belakang permukiman memecah ketenangan, membuat warga berlarian menyelamatkan diri ketika longsor tiba-tiba menerjang dan merusak rumah mereka. Bagaimana kronologi lengkapnya dan apa penyebab di balik peristiwa ini? Simak laporan selengkapnya berikut ini di Berita Musibah Terkini.

Hujan Deras Dan Longsor Mendadak

Hujan deras mengguyur wilayah Ciamis sejak sore hari, membuat kondisi tanah di Perum Garden Permatasari menjadi sangat labil. Sekitar pukul 18.00 WIB, warga yang sedang menyiapkan takjil mendadak dikejutkan oleh suara gemuruh keras. Tembok penahan tanah di belakang permukiman tiba-tiba ambruk akibat air yang meluap dan memperlemah struktur tanah.

Tiga rumah yang berada di bawah tembok longsor itu langsung terdampak. Material longsoran menghantam bangunan, merusak bagian dapur, kamar mandi, dan bahkan menyebabkan dinding retak hingga ruang tamu. Warga yang sedang beraktivitas sore itu langsung bergegas mencari tempat yang lebih aman.

Lokasi yang mengalami longsor memang berada di area yang dulunya merupakan bekas sawah, sehingga struktur tanahnya cenderung lebih mudah tergerus jika hujan berkepanjangan mengguyur pada satu titik. Kombinasi curah hujan tinggi dan kondisi tanah yang labil membuat longsor tak terhindarkan.

Kerusakan Rumah Dan Evakuasi Warga

Tiga rumah yang terdampak longsor dihuni oleh enam kepala keluarga dengan total sekitar 18 jiwa. Meskipun tidak ada korban jiwa, sejumlah lokasi di bagian dapur dan kamar mandi rusak parah. Warga langsung mengungsi ke rumah kerabat demi keselamatan.

BPBD Kabupaten Ciamis, yang menerima laporan sekitar pukul 20.37 WIB, langsung berkoordinasi dengan aparat desa dan pihak terkait lainnya untuk menanggapi kejadian itu. Tiap bangunan yang terdampak dievaluasi untuk memastikan tingkat kerusakannya.

Kondisi fisik bangunan yang retak bahkan sampai ke ruang tamu membuat sebagian warga belum berani kembali ke rumah mereka meski hujan telah mereda. Selain itu, material longsor masih menutupi sebagian area dan belum dibersihkan.

Baca Juga: Jalan Ambles di Ciawigebang Kuningan, Warga Panik dan Akses Ditutup Total!

Penyebab Dan Faktor Longsor

Penyebab Dan Faktor Longsor width=Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, menjelaskan bahwa longsor terjadi setelah hujan deras sejak pukul 17.00 WIB, yang mengakibatkan air meluap di lingkungan perumahan. TPT sepanjang 30 meter dengan ketinggian sekitar 10 meter ambruk dan menyebabkan kerusakan pada rumah di bawahnya.

Selain curah hujan yang tinggi, kondisi tanah di lokasi yang merupakan bekas lahan sawah dinilai labil serta konstruksi TPT yang tidak dilengkapi pembuangan air (suling-suling) diperparah oleh minimnya drainase di kawasan perumahan. Ini mempercepat proses longsor.

BPBD saat ini masih melakukan kaji cepat dan mengoordinasikan langkah lanjutan, termasuk perencanaan pertemuan antara warga dengan pihak pengembang perumahan untuk membahas solusi jangka panjang, seperti perbaikan struktur tanah dan TPT serta perbaikan bagian rumah yang rusak.

Rencana Penanganan Dan Kebutuhan Mendesak

Proses pembersihan material longsor belum dilakukan karena tim masih mengkaji kondisi lapangan agar penanganan lebih terencana dan aman. Warga juga membutuhkan perbaikan TPT yang kuat dan sistem drainase yang lebih baik untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

BPBD berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait lain untuk langkah lanjutan, termasuk rencana pertemuan warga dengan pengembang perumahan. Diskusi ini diharapkan menghasilkan solusi konkret untuk memulihkan kondisi lingkungan yang terdampak.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *